Siapa bilang pendidikan di Indonesia memble ??

Orang sering berkata : Indonesia pendidikannya payah, kalah ama pendidikan di luar negeri… waiiiit…. Fakta2 berikut ini mungkin bisa jadi bahan pertimbangan kita….

Profesor termuda di AS berasal dari Indonesia

Profesor Nelson Tansu, profesor termuda dalam sejarah Amerika, adalah orang Medan. Beliau adalah alumni SMU Sutomo 1 Medan. Saat ini beliau mengajar di Lehigh University, Pennsylvania - USA di bidang electrical engineering. Beliau mengajar S2, S3, dan post doctoral. Beliau mendapat gelar profesornya di usia 25 tahun. Nah looo…. kira2, kebanyakan orang Indo, pas usianya 25 tahun, posisinya apa ya ? Biasanya sih lagi jadi eksekutif muda yang baru aja ngredit mobil baru. wekekekeke…

Gelar profesor termuda di dunia saat ini digenggam oleh ALia Sabur, seorang gadis asal kelahiran Amerika. Namun ALia tidak mengajar di Amerika, melainkan di Korea Selatan, tepatnya di Konkuk University, Seoul - South Korea. Beliau mengajar di bidang Materials Science and Engineering. Woooow…. Beliau mendapatkan gelar profesornya pada usia 18 tahun 362 hari, mengalahkan Isaac Newton yang menggenggam rekor sebagai profesor termuda di dunia selama puluhan tahun.

Presiden Amerika pernah sekolah di Indonesia

Presiden Amerika Serikat yang baru saja terpilih, Barrack Obama, adalah anak tiri dari orang Indonesia, Lolo Soetoro. Obama kecil pernah bersekolah di SD Santo Fransiskus Asisi, Menteng - Jakarta dan SDN 01 Menteng, Jakarta selama 3 tahun. Dan ternyata, ibu Obama pernah tinggal di Candi Baru, Semarang selama beberapa tahun. Wuiih… deket rumahku tuh. Ikut bangga nih, bekas tetangga kami anaknya jadi presiden Amerika oeeeiii…. wekekkekekee….

Juara dunia olimpiade fisika adalah siswa Indonesia

Saya rasa hampir semua orang tahu, bahwa absolute winner (juara terbaik) olimpiade fisika dunia adalah siswa siswi dari Indonesia di bawah supervisi dari Prof Yohanes Surya. Bahkan siswa siswi Indonesia juga mencatatkan hasil yang spektakuler di olimpiade kimia dan matematika dunia.

Prof Yohanes Surya adalah guru besar fisika dari UKSW Salatiga (tempat saya mengajar sekarang…. ikut bangga juga nih…ehem…ehem…) dan pernah menjadi Dekan Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Pelita Harapan - Jakarta. Kini beliau menjabat sebagai Rektor Universitas Multimedia Nusantara, Jakarta.

It’s all about who is the man behind the wheel

Jadi, semua di dunia ini tergantung dari siapa dan bagaimana orang itu bekerja atau menggunakan sesuatu. Di dunia balapan, ada pepatah “it’s all depend on who is the man behind the wheel”. Artinya, mobil kayak apapun, tergantung orang yang nyupir. Dalam dunia photography yang terkenal dengan mahalnya harga alat2nya, terkenal istilah “camera is only tools… it’s all depend on the man behind the view finder”. Artinya, kamera itu cuma alat saja, semuanya tergantung dari orang yang make.

So, dunia pendidikan, khususnya di Indonesia juga demikian. Semuanya tergantung dari orangnya sendiri, guru dan muridnya sendiri. Mau jadi pecundang dan tukang bolos ? Bisa ! Mau jadi presiden dan orang penting di dunia ? Juga bisa !! Sejarah telah mencatat, perjalanan siswa siswi Indonesia yang sukses di dunia internasional. It’s all about who is the man behind the wheel. Bagaimana dengan kita ?

Sumber :
http://www.wikimu.com/news/displaynews.aspx?id=4672
http://www.opto.lipi.go.id/utama.cgi?cetakartikel&1078664620
http://nenyok.wordpress.com/2008/04/27/alia-sabur-profesor-termuda-di-dunia/
http://www.yauhui.net/masa-kecil-obama-sempat-tumbuh-besar-di-indonesia/
http://id.wikipedia.org/wiki/Yohanes_Surya

Say your words