Archive for August, 2008

The Un-bisik-able

Weleh2… apa pula ini ? Ssttt…. jangan keras2 tho…. ini soal bisik mem-bisik-i…. jadi jangan berisik dong…. ssttt….

Bicara soal bisik mem-bisik-i, tentu saja ada orang yang mem-bisik-i yang kemudian disebut pembisik, dan orang yang di-bisik-i. Biasanya orang yang di-bisik-i adalah seorang yang punya kedudukan atau kekuasaan, dan pembisiknya adalah orang2 di sekelilingnya yang berusaha semakin hari semakin dekat dengan Person Number One untuk mendapatkan berbagai macam keuntungan. Istilah kerennya, biar kecipratan berkah. Hehehehe….

Sejarah mencatat banyak sekali penguasa2 dan pemegang kedudukan tertinggi dari seluruh dunia jatuh, karena faktor bisik mem-bisik-i ini. Ambil contoh, Hitler. Ketika memutuskan untuk menyerang Rusia, dia tidak mendengarkan masukan2 dari petinggi2 militernya, melainkan lebih suka mendengarkan bisikan2 dari pembisik2 di sekelilingnya yang membuainya dengan kata2 manis. Akibatnya, dia tidak mendapatkan informasi yang real di lapangan, dan akhirnya pasukan Hitler mengalami kekalahan. Kekalahan itu pulalah yang akhirnya berujung pada kejatuhan Hitler, seorang penguasa besar pada zaman itu.

Pada zaman orde baru, mantan presiden Soeharto juga jatuh karena faktor bisik mem-bisik-i ini. Pembisik2 di sekelilingnya berkata, rakyat masih menghendaki bapak untuk menjadi presiden untuk kesekian kalinya. Akibatnya, pak Harto salah memahami apa yang terjadi di lapangan, dan jatuh.

Apa yang membedakan seorang pembisik (yang akhirnya akan menjerumuskan kita) dengan seorang kawan yang benar2 peduli dengan masa depan kita ? Para pembisik biasanya menyodorkan kepada kita hal2 yang manis, yang tentu saja enak didengar telinga kita, membuat rapor kita (seakan-akan) istimewa, dan akhirnya membuat kita salah memahami kondisi yang terjadi di lapangan. Sebaliknya, seorang kawan yang peduli dengan kita kadang kala akan menyatakan hal2 yang pedas didengar telinga kita, maupun hal2 yang membuat hati kita menjadi panas. Tapi kalau kita telaah pendapatnya dengan kepala dingin, kita jadi mengerti, hal2 penting yang dimaksudkan oleh kawan kita tersebut.

Tukul Arwana, seorang komedian terkenal mengatakan, bahwa sanjungan dan pujian itu adalah musuhnya. Menurut dia, sanjungan dan pujian akan membuatnya terlena, dan akhirnya jatuh. Dan dia mengatakan, saat seorang menjadi besar (sukses), akan ada banyak orang yang mengerumuninya dan menjadi pembisik dengan segala macam tujuan yang dia sendiri tidak tahu. Menurut saya, apa yang dikatakan bapak ini sangat bijak.

Apa yang diungkapkan komedian terkenal ini juga bisa kita pakai sebagai dasar jikalau posisi kita menanjak naik. Di bidang apapun kita berada, ada kalanya kita berada dalam posisi penting dan memegang kendali kekuasaan dalam suatu situasi. Ingat baik2, jangan pernah percaya 100% dengan apa yang disodorkan oleh orang2 di sekeliling kita. Tujuannya, agar kita bisa mengetahui secara pasti, kondisi real yang sedang terjadi di lapangan. Ada orang2 yang berkata, masak saya tidak percaya kepada anak buah saya sendiri, tim saya, orang2 kepercayaan saya sendiri ? Saya tahu pasti kok, anak buah saya gimana orangnya. Hati2 ! Bukannya tidak boleh percaya dengan anak buah. Tapi anak buah memandang situasi yang ada dengan kacamatanya sendiri, dan yang disodorkan kepada kita adalah dari sudut pandangnya sendiri. Kalau kita percaya 100%, artinya kita memandang situasi yang ada menurut pandangan anak buah kita, bukan pandangan kita sendiri. Ini penting !

So, be The Un-bisik-able Number One Person !

No comment »

Beep-beep… beep-beep… namaku Robot….

Dulu, waktu masih kecil, aku seneng buanget dengan komik judulnya Richie Rich. Trus setelah remaja, Richie rich difilmkan. Sekarang dah gede, ada versi baru lagi dari cerita Richie Rich ini. Hahahaha…. Richie Rich ini punya pembantu namanya Irona. Dan dia adalah sebuah ROBOT. Yoi… robot…. hehheehe….

Nah, berhubung kemaren sabtu ada pameran robot di Taipei, jadilah aku ama 2 temenku ke Taipei buat nonton pameran robot. Robot2 yang ditampilkan, kebanyakan robot2 industri, seperti robot untuk perakitan mobil, robot untuk perakitan komponen2 elektronic, mesin2 CNC yang serba otomatis, dsb. Tapi ada juga stand2 yang menampilkan robot yang bener2 untuk fun.

Erobot015
Ini adalah robot laba2 yang yang "bahan dasarnya" adalah motor servo dan micro controller. Lucu yah ? Robot ini lumayan centil loh, bisa gaya2 gitu. Hahahaha…

Erobot023
Robot lainnya adalah robot ini, buatan MSI, sebuah perusahaan hitech asal Taiwan. Robot ini gunanya untuk nganterin pengunjung keliling museum gitu, sambil ngeluarin kata2 and gambar2 tentang lokasi2 di sebuah museum.

Sebenarnya ada banyak robot sih, cuma kebanyakan aku video-in. So, ga bisa ditampilin di sini deh. Puas lihat pameran komputer, kami (3 cowok yang terkurung di lab terus) memutuskan untuk jalan2 di Taipei 101 sekalian cuci mata. Biar segeeer…. hehehehe….

Erobot047
Wah, banyak banget hal2 indah yang bisa dinikmati di luar lab ternyata. Hahahaha…. Nah, pemandangan di dalam mall Taipei 101 itu kayak gini nih. Ini di lantai 4 kalau ga salah hitung. Dan pas kita jalan2 di sana, ada 4 cewek cantik lagi konser jazz. Performanya asik… bisa dinikmati secara enjoy. Jadilah kami menikmati suasana romantis nan cozy. Hahahaha…. kayak apa aja oei….

Erobot034
Sebenarnya mereka ini lagi ngamen. Tapi ngamen di tempat yang elit buanget. Taipei 101 adalah distrik nomer 1 di Taiwan, sama seperti Petronas Tower di Malaysia atau Eifel di Perancis. So, mereka musti keren2. Kan penontonnya dari luar negeri semua, seperti gua gini. Cieeee….. hueeek….

Puas jalan2, saya mampir toko buku di dekat konser jazz itu, dan akhirnya ketemu majalah yang gue cari2…. majalah mobil VW (parah nih…. gue keracunan si Stephanus… padahal kan gue penggemar Mercy….). Habis puas jalan2 dan lihat2 butik2 dan toko2 yang memajang item2 yang tak terbeli (soalnya muahal2…. langganannya David Beckam and Mariah Carey… hahahaha…), acara cuci mata dilanjutkan ke Taipei City Mall, di bawah Taipei Main Station. Di sana juga ada pengamen cewek yang lagi perform. Ni photonya….

Erobot051
Nah…setelah kaki terasa teriak2 kecapean, baliklah kita ke Chung Li naek kereta. Di kereta, kita semua pada KO. Padahal sebelah gue cewek putih, sexy, pake baju "you can see my ketek" lho. Sayang, kantuk lebih menarik buat gue daripada "performa" cewek sebelah gue. Hiks…. agak nyesel juga…… wekekekekeke….

Comments (1) »

Tuhan + Pelajar = IRONIS

Akhir2 ini gerakan anak2 muda di gereja sangat luar biasa. Mereka berapi2 dalam pelayanan, benar2 all out untuk Tuhan. So, luar biasa dong ? Tapi, tunggu dulu… saya melihat ada hal yang tidak beres…

Anak2 muda seperti anak panah di tangan pahlawan, demikian kata Bible. Mengapa anak2 muda yang jadi subyek ? Banyak kata yang bisa melukiskannya, tapi intinya sama. Anak2 muda masih murni, mudah diarahkan. Orang lain bilang, mudah dibimbing. Bahasa agak sopan dikit, mudah dibentuk. Bahasa agak norak dikit, gampang ditipu. Agak halus dikit, mudah dikasih tahu. Dan sebagainya…. Intinya sama, anak2 muda sedang berusaha mencari jati diri dan tujuan hidupnya. Kalau diarahkan dengan baik, menjadi baik. Kalau dipengaruhi yang buruk, akan menjadi berandalan. Selain mudah dibentuk, anak2 muda juga punya semangat yang luar biasa, energi yang tidak pernah berkurang, dan waktu yang cukup luang (karena tidak perlu memikirkan kebutuhan hidup, rata2 masih disupport ortunya). So, that’s why, anak2 muda jadi begitu luar biasa.

Banyak hamba2 Tuhan berkata, anak2 muda akan dipakai Tuhan secara luar biasa. Hmm… I admit it. Tapi pertanyaannya : anak muda yang seperti apa ? Apakah semua anak muda ? Mari lihat di lapangan, apa yang nyata2 terjadi. Saya menemukan ada banyak sekali anak2 muda yang begitu aktif di gereja, full pelayanan, berbahasa Roh, waktu doa yang begitu padat, tapi wait… di sekolah kok sering jadi juru kunci ? Nilainya berantakan, kebanyakan juga pas 6,0 sering ngantuk di kelas, dijauhi teman karena dianggap terlalu suci, dsb. What’s happening ?

Selidik punya selidik, saya menyimpulkan (ini kesimpulan saya sendiri lho… dilarang protes… hehehehe) bahwa anak2 muda ini memiliki pandangan yang salah tentang pelayanan dan kehidupan bergereja. Dan bisa dipastikan, pembimbing mereka di gereja lah yang memberikan arahan yang salah. Kok bisa ? Ya lah. Kebanyak anak2 muda memegang kata2 sakti ini : Tuhan tidak mencari yang MAMPU, tetapi mencari yang MAU. Yang penting, hati tulus, nanti Tuhan yang MEMAMPUKAN. Well… jadilah seperti kenyataan yang ada, gereja dipenuhi oleh orang2 yang hanya MAU, tapi sebenarnya TIDAK MAMPU. Tidak mampu dalam hal apa ? Well…  anak2 muda itu kan pelajar. Seharusnya mereka MAMPU menjadi pelajar2 yang terbaik, dengan nilai2 terbaik, pergaulan terbaik, memiliki pengaruh yang baik di lingkungannya. So, kasihan dong Tuhan kita, cuma punya anak2 muda yang kebanyakan TIDAK MAMPU… alias bukan yang memiliki kualitas nomer satu. Bukankan seharusnya buat Tuhan itu yang terbaik, yang juara, yang paling pintar, yang paling dihormati oleh guru dan teman2nya ?

Anak2 muda yang model begini (MAU tapi TIDAK MAMPU) menurut saya benar2 membuat malu Tuhan. Mereka habis2an di gereja, pelayanan, berbahasa Roh, jam doa yang begitu padat, baca Bible di mana saja termasuk di kereta dan bus, tapi nilai2nya berantakan. Tapi masih saja mereka punya kata2 sakti untuk hal ini : I’m doing my best, God will do the rest. Alias…. aku ngerjain apa yang sebisa mungkin aku kerjain, nanti Tuhan yang beresin sisanya. Parahnya lagi, "sebisa aku" itu ternyata sama sekali ga memenuhi standard. So, Tuhan musti beresin sisanya. Bukannya itu mencobai Tuhan namanya ? Kata2 sakti yang paling sakti adalah : yaah…. ini semua sudah kehendak Tuhan. Ya sudahlah. Tuhan toh ikut campur tangan dalam segala hal. Kalau jadinya cuma begini, ya.. ini juga Tuhan yang mau. Waduuuuh… kacian deh lu Tuhan…..

Saya berpendapat bahwa anak2 muda itu bisa menjadi begitu, karena pembimbing mereka di gereja juga dulunya ga punya kualitas yang mumpuni, alias cuma MAU tapi GA MAMPU. Mau jadi hamba Tuhan, tapi kualitas akademisnya di bawah rata2. Mau jadi hamba Tuhan, tapi nilai2nya ga bagus. Akibatnya, setelah menjadi hamba Tuhan, mereka juga membawa bibit yang sama, yaitu mencari yang MAU tapi seringkali GA MAMPU. Di saat mereka mendapati kondisi yang kurang menguntungkan, mereka TIDAK MAMPU menghandle masalah yang ada secara CERDAS. Misalnya, ada anak2 muda yang kritis, pembimbing2 "bermasalah" itu akan mencap mereka sebagai pembangkang, tidak mau taat pemimpin, tidak sevisi, dan sebagainya. Padahal kenyataannya adalah, pembimbing2 itu tidak memiliki kemampuan untuk menghandle masalah secara CERDAS. Bukannya perbedaan pendapat itu untuk memperkaya pelayanan kita ? Tapi di lapangan, yang terjadi adalah, anak2 muda yang pintar dan kritis, disingkirkan. Benar2 IRONIS.

Saya pribadi punya pendapat, seharusnya pemimpin2 gereja memberlakukan syarat2 bagi orang2 yang mau melayani sebagai berikut : orang2 yang TERBAIK di bidangnya, orang2 yang PALING PINTAR di bidangnya, orang2 yang memiliki kualitas NOMER SATU, dan tentu saja yang TAKUT AKAN TUHAN. Dengan demikian, yang menjadi leader di kelompok2 pelayanan adalah orang2 yang terbaik, dan yang akhirnya kalau ada di antara mereka yang terpanggil masuk ke sekolah theologia, adalah juga orang2 yang TERBAIK.

Mari mencontoh nabi DANIEL. Disebutkan di Bible, Daniel adalah YANG TERBAIK di seluruh Babel. Juga Sadrakh, Mesakh, dan Abednego, mereka semua orang2 TERBAIK di Babel. Dan melalui mereka, nama Tuhan dipermuliakan DI DEPAN RAJA. So, mulai sekarang, ganti sloganmu itu. Tuhan bukan mencari orang yang cuma MAU. Tapi ingat baik2 sobat…. Tuhan mencari orang2 yang MAU dan MAMPU. OK ??

Comments (7) »

Ada juga ya, cewek kayak gini….

Wah, seminggu ini aku lagi seneng buanget ama sebuah blog. Blog ini milik seorang cewek, namanya Anna. Isi blognya adalah : cerita2 perjalanan yang ditempuhnya, make sepeda motor !! Hampir setiap hari libur, si Anna ini selalu melakukan adventure dengan motor2nya. Dia punya 3 motor lho : Ducati ST3 (sport touring), Honda CBR 954 RR (super sport), dan Yamaha XT 225 (dual sport / enduro). Keren kan ? Ada juga ya, cewek kayak dia. Hehehe….

Jadi inget, hobi lama gue, naik motor ke gunung, atau masuk ke desa2 yang sepi. Asiiiik. Hehehehe…. terpesona banget gue baca2 blognya si Anna ini. Gambar2nya juga bagus baguuuuus….. Jadi ngileeeer….

Mau tau blog nya ? Di sini nih : http://excessivelocity.blogspot.com/

Anna_on_954rr

No comment »

World’s economy is approaching to its crash

Hari ini gue baca di salah satu koran ekonomi, terjadi banyak sekali pengangguran khususnya di Amerika, karena krisis ekonomi yang melanda negara tersebut. Gue jadi inget apa yang pernah gue katakan ke Maudy, yang tinggal di Amerika bareng suaminya. Gue waktu itu bilang, gue ga begitu tertarik ke Amerika, karena gue liat, ekonomi Amerika sudah melewati titik puncaknya dan sekarang mulai bergerak ke bawah. Wah, ternyata omongan gue bener adanya.

Di harian tersebut dituliskan, banyaknya pekerja di bidang securitas dan banking yang dipecat, karena ekonomi memburuk. Di Manhattan, New York, seorang berjalan kian kemari dengan papan bertuliskan "Lulusan MIT, berpengalaman, sedang mencari pekerjaan". Ada juga seorang bankir lulusan Hardvard, sekarang berjualan kue untuk sekedar mencari nafkah. Beberapa orang yang engga sanggup hidup tanpa uang banyak, mencoba mengadu masib dengan berjudi dan main poker untuk memperoleh penghasilan. Busyet….

Seorang head hunter (orang yang biasanya menawarkan suatu posisi strategis kepada pencari kerja) mengatakan dia belum pernah melihat kondisi seperti ini sebelumnya. Menurut gue sih, ini bukan akhirnya. Tapi ini baru awalnya, awal dimulainya keruntuhan ekonomi yang dibangun manusia. Kok bisa bilang gitu ? Lihat aja realita di sekeliling kita. Minyak bumi menipis, global warming merajalela, populasi manusia sudah tak terhitung lagi (dan semuanya butuh makan), kalau anda orang pertanian, pasti tahu, bahwa di banyak tempat, tanah sudah tidak berfungsi seperti dulu lagi saking banyaknya kandungan kimia yang merusak struktur tanah. Kalau anda orang kelautan, anda bisa membaca tanda2 alam seperti susahnya mendapat ikan di pinggir pantai. untuk mendapatkan ikan, orang harus ke tengah laut, baru mulai menemukan ikan. Kalau dulu, orang bisa mancing di pinggir pantai kan ? Belum lagi makhluk2 laut yang selama ini belum pernah muncul, seperti beberapa gurita raksasa yang ditangkap di Selandia baru, Paus biru yang mulai bermunculan dari lautan yang dalam, apa arti semua itu ? Tidak lain adalah, mereka sudah kehabisan makanan di habitat aslinya, dan mulai mencari makanannya di habitat yang baru. Mungkin karena ekologi di habitat asli mereka sudah rusak.

Kembali ke ekonomi, ekonomi dunia sekarang sudah jauh dari yang seharusnya/sewajarnya. Orang rela membeli mobil bekas dengan harga lebih mahal dari harga yang baru yang mengharuskan pembeli inden. Makanan2 yang merusak tubuh seperti junk food malah menjadi komoditi paling laris. Di sisi lain, makanan tradisional yang sehat tidak selaris junk food. Harga bensin melonjak tinggi, tapi pembeli mobil dan motor malah meledak jumlahnya. Biaya hidup semakin mahal, tapi orang mahal semakin gemar "membuat anak" tanpa memikirkan bagaimana membesarkannya nanti.

So, gue mikir2…. emang ga salah, ekonomi dunia sedang mendekati kehancurannya. Di bidang hukum, orang benar jadi salah, yang salah malah bebas. Duit menjadi hakim. Di sisi lain, kejahatan2 masa lalu mulai terungkap semua. Pelakunya saling seret, saling adu, saling gigit. Prinsipnya : gue kena, elu juga musti kena. Hakim tidak lagi berada di ruang persidangan, tetapi di tempat kejadian perkara. Kalau anda sedang bermasalah di jalan misalnya, masalah anda tidak dibawa ke ruang sidang. Tetapi siapa yang ada di TKP, itu yang akan menjadi hakimnya, entah itu massa, oknum aparat, atau siapa aja. Untung2an. Kalau untung, anda masih bisa bernafas, kalau buntung, ya masuk peti lah. Busyet dah.

So… gimana nih… gimana tuh… Mendekatkan diri pada Sang Pencipta, itu kuncinya. Perbanyak perbuatan baik, kasihi sesamamu. Banyak2 bersabar, jangan gampang kemakan emosi. Mengalah, itu jauh lebih baik. Membiarkan orang lain lebih untung, itu juga ga rugi kok. Orang lain senang, kita ikut senang. Rezeki yang ngatur sudah ada. Sedikit atau banyak, tergantung dari kita gimana makenya. Tuhan itu adil, ngapain kita dikasih banyak, kalau cuma buat nyengsarain diri sendiri dan orang lain. Tuhan juga pasti kasih kita berlebih kok, kalau niat kita baik untuk membahagiakan orang lain. Seperti Firman Tuhan : Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataanKu tidak akan berlalu. Orang yang menanti-nantikan Tuhan selalu mendapatkan kekuatan yang baru. Amiiin…..

No comment »

Over price, under value…

Kalau kita perhatikan di sekitar kita, banyak sekali produk2 ditawarkan dengan range bervariasi, dengan kelas/level bervariasi. Bahasa kerennya : segmentasi. Cieeee….. Misalnya, majalah mobil deh. Untuk level paling bawah, dikemas dalam bentuk tabloid/koran. Untuk kelas menengah, dikemas dalam bentuk majalah yang simple. Untuk kelas paling atas/mahal dikemas dalam bentuk majalah tebal dengan kertas yang mahal pula. Padahal isi beritanya sama saja.

Kemaren browsing2 di sebuah forum otomotif, ada orang rela membayar sebuah mobil bekas berumur 2 tahun dengan harga 120 juta, sementara mobil yang sama harga barunya cuma 118 juta tapi inden 3 bulan. Gile bukan ? Bahkan kalau kita jeli, beberapa produk yang awalnya diset untuk menyasar entry level user, harganya sudah masuk ke level menengah. Misalnya Honda City dan Toyota Vios. Kedua produk ini adalah produk global Honda dan Toyota untuk menggarap pasar entry level. Mau tahu harganya sekarang ? Honda City dengan kelengkapan paling komplit sudah lewat dari 200 juta harganya. Untuk Toyota Vios, sama saja, nyaris menyentuh angka 200 juta.

Produsen menangguk untung besar dari kondisi masyarakat yang selalu berjuang untuk naik kelas, dari orang biasa menjadi orang kaya. Dengan mengemas produk dengan strategi marketing yang pas, produsen dapat menaikkan harga produk tersebut, sementara si pembeli juga dengan bangganya membeli dan memamerkan produk tersebut. Padahal produknya ya standar2aja, alias konvensional. Itu yang dinamakan over price, under value. Pembeli membayar harga yang lebih mahal, tapi nilai produk yang didapatnya tidak sebanding dengan harga yang dibayarnya.

Tapi kalau kita lihat kenyataannya, produk seharga berapapun, ludes juga di pasaran. Banyak sekali yang memiliki mobil seharga di atas 2 milyar, meskipun mobil itu hampir tidak pernah dipakai. Kalau dijual, harganya langsung jatuh. Bayangin aja, mobil mewah beli tahun lalu seharga 1,1 milyar kalau dijual sekarang cuma dihargai 700 juta. Alias dalam setahun jatuh 400 juta. Dan apa yang didapat pemiliknya ? Cuma gengsi saja, itupun gengsi semu. Kenapa dibilang semu ? Karena menurut dia orang melihat dengan kagum akan mobil mewahnya, tapi kenyataannya banyak juga orang yang mencibir saja. Kalau orang jawa bilang : Gegeden rumongso… alias GR.

Bagi produsen, strategi harga memang suatu hal yang rumit. Di dalam menentukan harga jual sebuah produk, melibatkan banyak hal, seperti laba, gengsi dan nama besar produsen, segmentasi kelas dibanding dengan kompetitornya, dan sebagainya. Nah, sebagai konsumen, kita dituntut bijak dan cerdik. Jangan sampai kita jadi konsumen yang bodoh, bayar mahal tapi dapat nilai/value barang yang ga sebanding, alias over price under value. Capee deeeeh…..

No comment »

5 months to go…

Rasanya… 5 bulan kok lama amiiir…. pengen cepet2 ngelepas beban di pundak nih. Pengen cepet2 kelar studinya. Pengen bisa tidur nyenyak. Huaaaa…..

Banyak hal yg membuat aku ga bisa menikmati hari2ku di Taiwan ini. Yang paling berpengaruh adalah, kendala bahasa. Udah takdirnya, aku ga bisa berbahasa mandarin. Mau ke mana2 ngeliatnya cuma tulisan2 aneh, jd udah drop duluan semangat hidupku. Mau jalan2, kuatir ada apa2 di jalan, dan ga bisa ngomong mandarin pula. Ampun deh.

Ampun deh. Bener2 frustrasi aku dgn kendala bahasa ini. Cuma bisa untuk survive doang. Beli nasi, tunjuk sana tunjuk sini, divariasi dikit udah berantakan conversationnya. Apalagi kalau disuruh baca or nulis, angkat tangan deh.

Pokoknya… mau balik Indo secepetnya. Kangen hidup normal. Kemana-mana bisa baca, bisa ngomong. Mungkin orang yang dipenjara di penjara perang dan dicuci otaknya itu, rasanya kayak yg aku alami ini kali ya. Bener2 membuat gile…. untung gue agak2 ngaco dikit, jd bisa bertahanlah. Tapi kalau disuruh perpanjang ambil S3 di sini…. ga deh. Terima kasih banyak. Gua mau ke negara yang berbahasa Inggris aja. Busyet dah.

Pulaaaaaang…… pulaaaang…..

Comments (1) »