Silent… but powerful….
Aku pernah membaca sebuah kalimat, di mana tepatnya aku lupa… kalimat itu berbunyi begini : sejarah telah membuktikan, apa yang dibuat oleh tangan manusia, dengan menggunakan segala kemampuannya, ternyata sangat-sangat rapuh…. Rasa-rasanya, apa yang dikatakan di dalam kalimat itu sesuai dengan Alkitab. Ada satu ayat yang berbunyi : apa yang sekarang ada, sudah lama ada… alias… apa yang sekarang dibangga-banggakan manusia, itu sudah ada sejak lama.
Ada juga kalimat yang pernah aku baca : manusia tidak pernah menciptakan… manusia hanya menemukan… Well… berhubung aku berkecimpung dalam dunia pendidikan, khususnya teknik (micro electronics tepatnya… cieeee), aku mengerti benar, betapa hebatnya otak dan kemampuan manusia itu. Bukan cuma dalam bidang teknologi saja manusia menunjukkan kehebatannya, tapi dalam (hampir) segala hal. Coba kita lihat di sekeliling kita : kereta api tercepat, mobil tercepat, kapal selam yang mampu menyelam sangat dalam, roket yang mengirim manusia ke luar angkasa, dan sebagainya. Komputer paling hebatpun, tidak bisa menyamai kehebatan otak manusia.
Saat ini aku sedang belajar di bidang chip. Anda tahu ? Saat ini (tahun 2008 awal), sebuah chip berukuran 1X1 cm dapat memuat jutaan transistor, dengan besar circuit cuma 0.18 nano meter per circuit. Berapa itu ? Satu nano meter adalah seper sejuta mili meter. Itu jauh lebih kecil dari sehelai rambut anda !
Tapi apa yang tertulis di kalimat di atas memang benar adanya : apa yang menjadi kebanggaan manusia, rapuh adanya. Penguasa-penguasa dunia dahulu, saat ini sedang terkapar tak berdaya di ranjang rumah sakit. Mereka mengalami masalah yang sama dengan manusia biasa lainnya… ginjal, kencing batu, jantung… bahkan… mereka juga terpaksa makan makanan yang sama dengan orang-orang desa yang miskin : bubur putih…
Benar kata Alkitab : manusia hidup dalam kesia-siaan. Kehormatannya adalah penderitaannya. Hidup manusia begitu rapuh. Apa yang kau kejar saat ini ? Uang ? Rumah yang nyaman ? Mobil ? Status di lingkunganmu ? Pendidikan ? Kebebasan finansial ? Segala yang diingini matamu ? Semua itu sia-sia ! Namun, ada satu hal yang kekal, yang bisa kamu kejar : kejar Allahmu ! Alami Dia… rasakan kasihNya…
Di Taiwan ini, bukan studi dan gelar S2 di bidang micro electronics yang menjadi hal yang luar biasa bagiku. Memang benar, itu sangat berguna buat karirku, dan aku mengejar untuk mendapatkannya. Tapi, di Taiwan ini aku belajar sesuatu yang sangat luar biasa… DOA.
Doa : silent, but powerful ! Dengan doa, aku bertemu dengan Tuhan. Dengan doa, aku menyampaikan segala ketakutanku. Dengan doa, aku berbicara kepada pribadi yang menguasai segalanya. Dengan doa, aku menggerakkan tangan yang penuh kuasa, tangan yang menggerakkan dunia. Dengan doa, aku duduk diam, bertemu muka dengan muka dengan pribadi yang mengasihi aku.
Dengan doa, aku menjaga putri-putriku. Dengan doa, aku memberkati orang-orang yang aku sayangi. Dengan doa, aku mengerjakan studiku, project-projectku. Dengan doa, aku mendapatkan apa yang tidak bisa terbeli dengan uang : kedamaian.
Apapun masalahmu… keuangan, penyakit, hubungan dengan orang lain, masa depan, studi, karir, apapun… bawa itu semua dalam doa. Dengan doa dalam nama Tuhan Yesus, engkau berhubungan langsung dengan Allah pencipta langit dan bumi, penguasa hidup dan matimu.
Saat semuanya gagal, saat semuanya berantakan, saat semuanya menjadi semakin kacau dan beranjak pada kehancurannya, cobalah masuk dalam kamarmu… berdiam diri di hadapanNya… datanglah padaNya dalam doa, Dia yang penuh kuasa dan yang sangat mengasihimu itu sedang menantimu… ya… Dia bernama Yesus.
FAN said,
January 14, 2008 @ 11:16 am
wow, ko budi. ini kesaksian yg luar biasa ko budi!!! aku terberkati sekali setelah baca ini. thanx yah ko… yah betul sekali manusia itu rapuh. apalah kita ini, yg hanya terbuat dari abu dan debu. tapi hanya karena kasih karunia Tuhan kita masih bisa berdiri hingga saat ini.
thanx ko budi
GBu and ur family