Archive for December, 2007

Perpuluhan…. duuuh… beratnya….

Sebagai seorang Kristen, kita mengenal apa itu persembahan perpuluhan. Well… let me share pergumulanku tentang perpuluhan…

Sebagai seorang kepala keluarga dan pencari nafkah, aku merasakan betul susahnya mencari uang dan mencukupi kebutuhan keluarga. Betapa tidak, harga2 kebutuhan terus membumbung tinggi, sementara penghasilan kita cenderung tetap dan tergerus nilai inflasi.

Dengan penghasilan yg cenderung mepet dan pas, sungguh suatu pergumulan untuk memberi perpuluhan. Bisa dibilang : engga beri perpuluhan aja masih kurang kok, apalagi musti memberi perpuluhan segala. Secara matematis, pasti kurang banyak… alias tekor terus setiap bulan.

Well… Tuhan itu Maha Kuasa. Di Taiwan aku belajar untuk taat dan percaya. Percaya saja… lakukan apa yang sudah menjadi bagianmu. Milik Tuhan, kembalikan ke Tuhan. Sisanya….. kebutuhan kamu, Tuhan yg handle…. begitu kata seorang teman.

Mulanya aku engga yakin. Yah… namanya aja manusia… seorang laki2 lagi… musti mikir pake rasio…. akhirnya aku engga perpuluhan. Busyet…. sebulan selalu berkekurangan. Ada aja yg musti dibayar. Duit keluar cepet banget, dan akhirnya tekor sebelum akhir bulan.

Akhirnya aku belajar taat. Aku memberi perpuluhan. Termasuk beasiswaku di Taiwan yg buat makan aja kurang, aku potong untuk perpuluhan. Ajaib… bukannya aku dapat duit lebih lagi… bukan…. tapi, pengeluaranku menurun drastis. Engga tahu gimana… perasaan semua sudah aku bayar…. kok masih ada sisa. OK… sisa 100-300 NT sebulan, emang engga banyak. Tapi kalau dibanding tekor 2000 NT sebulan, jauh lebih baik kalau lebih 100 NT sebulan bukan ?

Sebagai seorang kepala keluarga, aku mengerti betul pergumulan mengurus keluarga, membesarkan anak, mencari nafkah, memenuhi kebutuhan keluarga, bahkan kebutuhan keluarga besar (keluarga sendiri, keluarga mertua, ipar, kakak, adik, dsb). Aku mengerti bagaimana rasanya punya hutang, dan tidak bisa membayarnya. Aku mengerti bagaimana malu itu. Tapi, cobalah untuk taat… untuk percaya. Percaya… walaupun kamu tidak melihat apa yang di depan kamu. Percaya… walaupun apa yang ada di depan mata jelas2 mustahil. Percaya saja… percaya… tanpa berpikir yang lain. Percaya… seperti seorang yang bego dan tolol. Percaya saja… Lakukan bagianmu, dan Tuhan akan melakukan bagianNya. Dan kamu akan melihat, sesuatu yang ajaib terjadi dalam hidupmu.

Miracles happened to who is believing… GUARANTEED !!

Comments (1) »