Archive for March, 2007

Foto2 di Taiwan

Di_taman Ini di taman dekat College of Design,  Di_pintu_blkg_1

Yang ini di dekat pintu belakang kampus,

Di_pintu_blkg_2 Yang ini sih… masih di dekat pintu belakang juga,

Di_sek_desgn Lha kalau yang ini, hasil karya mahasiswa College of Design. Antik ya ? hehehe…

Di_jln_kampus Nah, yang ini jalan di dalam kampus. Seringkali ada bus lewat lho, soalnya ada halte di dalam kampus ini. So mahasiswa nggak perlu jauh2 cari bus. Di sini nggak bisa nyetop bus, kalau tidak di halte.

Di_lap_kampus Ini di depan lapangan di dalam kampus. Lapangan ini sering dipakai emak2 dan engkong2 buat senam taichi. hehehe… sering juga mahasiswa/i yang bawa anjing ngajakin mainan anjingnya di lapangan ini. Juga anggota cheerleader yang berlatih, suka pamer keseksian di lapangan ini. hehehe…

Di_taman_kampus Kalau ini, taman di depan asrama cewek. Kalau malam, tempat ini buat pacaran. Selain gelap, juga asri. Mulai dari yang pegang tangan, sampai yang…. ehm…

Di_dpn_gdg_apa_ya Ini gedung apa ya ? Aku nggak tahu. Pokoknya asal foto aja. hehehe….

Di_dpn_college_of_design_1 Lagi heran nih, kenapa ya, kok telur penyu bisa sampai di sini ? hihihi…

Di_sek_design Lha kalau ini, sapa yang kurang kerjaan ? Yang bikin lubang, apa yang ngintip lubangnya ?

Bk_daniel Ini di warung langganan. Kita kasih nama : warung Bu Agung. Kita tiap hari makan di sini, bisa 2-3 kali sehari. Lha yang jualan ngerti bahasa inggris sih.

Bk_athalte Ini di halte di jalan raya ke Taoyuan, sewaktu kami kesasar malam2. Maksud hati turun di halte dekat kampus, karena kendala bahasa, jadinya turun sekitar 1 km sebelum waktunya. hehehe… jadi turis deh…

Bk_pool Begitu masuk ke main gate kampus, langsung disapa oleh gedung ini nih.

OK, besok disambung dengan foto2 lainnya yang lebih seru.

Comments (2) »

Kendala bahasa di negeri orang

Halo… sudah hampir sebulan aku di negeri orang, di Taiwan tepatnya. Meskipun aku keturunan Cina (yang di Indonesia selalu dibilang orang Cina), tapi di sini aku tidak diakui sebagai orang Cina, tapi disebut Indi ren, alias orang Indonesia. Wah… kasihan temen ki. Di Indo dibilang orang Cina, di Taiwan (Cina) dibilang orang Indo. Hoei…. sodara-sodara… aku ini orang Swedia ngerti ?? hehehe….

Di sini cuacanya bener2 tidak menentu. Kadang ada sinar matahari, kadang sepanjang hari gelap. Bikin orang cepet sakit aja. Trus aku juga susah membedakan mana pagi or siang. Kalau di Indo, meskipun masih gelap, tapi kalau ada suara adzan, wah itu bisa dipastikan sudah mau pagi. Kalau matahari sudah puanas, wah… pasti sudah jam 12 nih. Di sini, aku kalau bangun… masih gelap… ee… sudah jam 11 siang. hehehe…

Ada kebiasaan mahasiswa lokal yang cukup mengganggu. Aku kan tinggal di asrama kampus. 1 kamar ber 6. 2 dari Indo, 2 dari Filipine, 2 lagi dari taiwan. Yang dari Taiwan ini, kalau tidur subuh2, kalau bangun siang2. Tahu nggak ngapain ? Nge-game dan chatting boo !! Udah gitu pakai nyetel lagu disco lagi… bikin orang nggak konsen mimpinya… hehehe….

Tapi sing paling parah, kendala bahasa. Bisa gila lho. Lha gimana nggak stress, kalau mau beli makan aja harus jumpalitan sana sini buat menerangkan : aku mau maem ini… ini… ama ini… berapa harganya ? Orang Taiwan sedikit banget yang bisa bahasa Inggris. Jadi masalah kecil, bisa jadi malapetaka buat kita2 yang nggak bisa bahasa mandarin. Mulai dari beli mie, beli tiket kereta, naik bus, sampai masalah ndengerin pengumuman penting dari kampus. Baru 3 minggu di sini, aku sudah kena maki sopir bus (gara2 bayarnya kurang), satpam setasiun (gara2 salah naik kereta), dan kepala asrama (karena tidak "menghiraukan" pengumuman). Semua gara2 ndak ngerti bahasanya. Di tempat2 umumpun, tidak tersedia petunjuk berbahasa Inggris. semua dalam huruf cina yang buat aku seperti karakter tak beraturan. hehehe….

Yah… mau gimana lagi. Aku sudah terdampar di sini gitu lho… terpaksa naluri tarzannya dikeluarkan. Tangan selaweran sana sini, nunjuk2 sana sini, biar bisa komunikasi. Tobaat…. tobat….

OK, besok disambung lagi dengan "masalah" yang lain. hehehe…

salam dari taiwan.

Comments (4) »

Aku di Taiwan woei…..

Bk_maingate Ini lho fotoku di depan main gate kampusku yang baru. Akhirnya jadi juga aku ke luar negeri. Nggak cuma satu negara, tapi 2 negara sekaligus. Sebelum ke Taiwan, aku mampir ke singapore. Wah… bersihe rek. Teratur sisan. Sehari di singapore, cukup berkesan buat aku. Aku jalan-jalan ke Orchard bok. DI sana aku ketemu Didin Bagito yang lagi jalan2. Banyak orang Indo di singapore.

Besoknya aku terbang ke Taiwan pakai JetStar, anak perusahaan Qantas. Pesawatnya Airbus 320, masih baru dan bersih pol. Penerbangan 4 jam cukup melelahkan. Di airport aku dijemput oleh dekan fakultasku, namanya Prof Chung. Taiwan duingin banget. Suhunya kalau siang antara 5-10 derajat celcius. Harusnya sudah musim semi, sudah agak hangat. Tapi entah kenapa, minggu ini begitu dingin. Kemana-mana terpaksa pakai jaket tebal dan sarung tangan.

Kota di Taiwan persis banget di film2, khas chinatown. Barang2 dari Jepang dan Korea, harganya sama dengan di Indonesia. Tapi kalau barang asli Taiwan, lebih murah. Aku sudah buat ARC (KTPnya Taiwan), dan dapat visa multiple entry.

Bk_mejeng_dijl Kemarin minggu kami (aku dan 2 temanku dari UKSW) pergi ke gereja orang Indo di Taoyuan. Wah, kayak punya keluarga sendiri di Taiwan. Ada yang dari semarang, jakarta, kalimantan, pokoknya lengkap. Pulangnya kami naik bus. Meskipun sudah dibilang2i turunnya, bagaimana prosedurnya, tetep aja kami turun di tempat yang salah dan kesasar. Foto di atas bukti kesasarnya kami. hehehe… dasar turis, kesasar juga masih foto2. Lha dari pada ngomel, wong semua tulisan dalam huruf planet lain semua. hihihi…

OK, besok disambung lagi dengan cerita yang lebih seru. Oh ya, aku sudah ketemu dengan Profesor pembimbing Thesisku, namanya Prof Tzai dan Prof Lai. Aku konsentrasi di Bio-Informatics. Kayaknya aku juga bakalan dikasih kerjaan sampingan ama Prof tzai buat nambah biaya hidup. Lumayan lah, sapa tahu bisa bablas jalan-jalan ke HongKong. Who knows ?

GBU All !

Comments (1) »