Archive for January, 2007

Pekerjaan Tangan Yang Kuat

Hari ini genap 13 hari si kecil Kezia lahir di dunia. Setiap kali menggendong dan melihat wajahnya, ada perasaan luar biasa. Bagaimana tidak, sejak dari janin kecil… membesar di kandungan… melihat sendiri sakit ibunya saat mau melahirkan… sampai akhirnya bisa menggendong dan berinteraksi dengan senyumnya… rasanya luar biasa. Tidak ada yang bisa menyangkal bahwa itu semua pekerjaan Tangan Yang Kuat… bukan tangan seorang manusia.

Aku sendiri sedang belajar tentang micro electronic… mungkin akan mengarah ke robotic yang menurut sebagian orang sangat hebat… tapi tetap tidak bisa menyelami kehebatan karya Tangan Yang Kuat. Aku pernah membaca kata-kata mutiara seorang filsuf : "Sejarah telah membuktikan bahwa hasil karya tangan manusia itu sangat ringkih. Waktu akan menyapu ingatan sejarah dari hasil karya manusia tersebut. Tetapi hasil karya Tangan Yang Kuat akan tetap tercatat dalam sejarah, dan tidak tertelan oleh waktu".

Tangan Yang Kuat itu juga yang menjaga hatiku untuk tetap tabah, karena harus menahan perasaan akan meninggalkan keluarga tercinta untuk belajar di negeri yang jauh. Tangan Yang Kuat itu juga yang menjangkau dan menjagai mereka yang kutinggalkan. Tangan yang sama yang akan menuntun anak didik yang kutinggalkan untuk terus maju dan berhasil dalam hidup mereka masing-masing.

3 tahun di kampus, aku telah ikut menjadi saksi perjalanan hidup anak didikku. Ada yang menikah dan punya keluarga bahagia.. ada yang terpaksa menikah dan kurang bahagia… ada yang keluar dari sekolah karena alasan keuangan yang mepet… dsb.

Tangan Yang Kuat itu yang mengatur semuanya. Jangan pernah melawan atau lari dari bimbingan Tangan Yang Kuat. Karena sejarah telah mencatat… apa yang sudah dilakukan si Tangan Yang Kuat

Comments (2) »

My baby was born !!

Bulan januari ini menjadi bulan yang sangat sibuk buat aku. Well, meskipun meja kerjaku di kampus sudah kosong dan bersih, serta jadwal mengajar sudah tidak ada lagi, tapi aku jadi sangat sibuk. Bayangin aja, aku harus bolak-balik ke Jakarta ngurus surat-surat, legalisir di kedutaan dan departemen-departemen terkait (duit semua tuh, satu meja rata-rata 150-200 ribuan), masih harus deg-degan nunggu kelahiran anak kedua.

Akhirnya hari yang kutunggu tiba. Harusnya aku hari Rabu malem (tgl 10 jan) berangkat ke jakarta naek kereta buat ambil legalisiran di kadin Taiwan. Tapi entah kenapa, aku kerasa kalau anakku bakalan lahir malam itu. Jadilah dengan sedikit gambling, aku pesan tiket pesawat buat besok pagi. Ternyata benar dugaanku. Jam 8 malem istriku mulai mules-mules. Jam 11 kubawa ke rumah bersalin, jam 3 si baby nongol. Horee !!! Anakku perempuan lagi. Namanya Kezia Aurora. Kezia itu anak Ayub, artinya "yang tercantik di seluruh negeri". Sedangkan aurora itu semacam pelangi yang cuma ada di langit di kutub-kutub bumi.

Pas anakku lahir, badanku sudah agak tidak enak. Besoknya terbang ke jakarta ambil legalisiran, langsung balik lagi ke semarang naek Adam Air. Meskipun ada pesawat Adam yang hilang, tapi maskapai ini tetap penuh sesak lho. Puji Tuhan, bisa naek pesawat lagi… bolak balik lagi… ngeeeeng……

Sampai di semarang, ternyata aku kena cacar air. Waduh… terpaksa di karantina deh. Singkat kata, sampai hari Rabu ini, cacarku masih banyak. Tercatat baru 2 kali aku gendong si kecil. Itu aja dengan diiringi omelan istriku (hihihi), karena takut si kecil ketularan. Tapi hebat lho kulit si kecil. Karena ada lapisan semacam lilin, dia belum terlihat ketularan. Jangan sampai lah yauw… kasihan…

Sekarang aku baru nunggu ni cacar kering, sambil nunggu urusan visa kelar. Weleh… weleh… revot man !!

Comments (1) »