Horee… aku naik pesawat !!

Sejak kecil, aku ini suka dengan pesawat. Papiku pernah cerita bagaimana rasanya naik pesawat zaman dahulu, yang katanya masih pakai baling-baling. Namun keinginan naik pesawat itu harus tertunda selama 30 tahun :)

Waktu aku SD, Papiku bilang : "Kamu akan lebih bangga dan senang, kalau kamu bisa naik pesawat dengan jerih payahmu sendiri". Yah, waktu itu aku cuma bisa sedih aja…

Kemarin aku dan seorang teman dikirim untuk ikut sebuah workshop di Jakarta. Sering mengurusi workshop dan seminar, membuat aku sering membelikan tiket pesawat untuk pembicara, dan sering antar jemput ke bandara. Tapi naik pesawat, aku sendiri belum pernah. Nah, saat cari tiket kereta untuk workshop ke jakarta itulah, aku iseng-iseng berdoa : "Eh, Tuhan. Mbok aku dikasih kesempatan naik pesawat gitu loh". Tiba di pusat reservasi kereta, ternyata layanan reservasinya sedang macet. Terpaksa aku pulang tanpa tiket kereta. Besok paginya, pas aku dalam perjalanan ke stasiun untuk cari tiket, temanku sesama dosen menelepon. Dia bilang, ada tiket pesawat murah, cuma 190 ribu. Padahal itu weekend lho, sabtu. Langsung aku booking 2 tiket.

Singkat cerita, jadilah aku merasakan rasanya naik pesawat untuk yang pertama kali. Aku naik AdamAir. Proses dari naik taksi ke bandara, check in, bayar airport tax, menunggu pesawat, boarding, take off, sampai landing di Soekarno-Hatta benar-benar aku jalanin dengan exciting banget. Maklum, NDESO man ! hehehe…. Dosen kok ndeso banget !

Di Jakarta aku juga sempat-sempating nyoba naik busway. Ternyata naik busway itu enak boo ! Nyaman, anti macet, anti suk-sukan. Pokoke OK punya. Ndeso men ki. hihihi…

Lain kali, naik pesawat lagi ah. Enak sih. Dulu perjalananku dimulai dengan naik bus dulu. Trus mulai naik bus AC. Trus naik kereta ekonomi. Mulai dari tidur di gang gerbong, berdiri di antara sambungan gerbong (bordess), berdiri di toilet (pas lebaran), tidur di gerbong generator yang berisiknya minta ampun, sampai berdiri di lokomotif udah pernah alu rasain. Rasanya ingin naik kereta yang bisnis. Kemudian mulai bisa naik sepur kelas bisnis. Agak lumayan. Dah puas, muali bisa naik kereta eksekutif. Mulai dari Harina, Rajawali, Argo Muria, Taksaka, sampai Argo Anggrek, dah aku coba semua. Dah puas. Sekarang mulai bisa naik pesawat. Bagaimana kalau target berikutnya : naik pesawat ke luar negeri ?

Sik, tak berdoa sik….

Say your words